Keunggulan Bahan Katun Bambu

Dari berbagai jenis kain bahan kaos yang umum dipakai (selengkapnya bisa dibaca di sini), bahan katun bambu disebut sebagai hasil revolusi kelima dari industri pertekstilan setelah katun, wol, sutera dan kain linen.Katun bambu merupakan bahan kain yang berasal dari pencampuran benang katun (cotton / kapas) dan benang bambu, yang diperoleh dari serat tanaman bambu pilihan.

Melihat bahan dasar yang digunakan dalam proses pembuatannya, kain katun bambu termasuk kedalam jenis golongan serat alami. Sama halnya dengan bahan katun combed yang juga dari alam, keduanya mempunyai sifat yang mirip. Bahkan katun bambu diasumsikan sebagai bahan kaos ternyaman dan terbaik.

Katun bambu memiliki beberapa keunggulan yang tidak terdapat pada kain dengan bahan serat tradisional lainnya, yaitu :

  1. Ramah Lingungan

(sumber foto)

Bahan katun bambu dibuat serat bambu, yang 100% merupakan bahan alami. Seperti diketahui bersama, bahan alami yang berasal dari alam suatu saat pasti akan kembali ke alam juga. Bahan kain dari serat bambu sangat mudah terurai (degredable), sehingga sangat ramah lingkungan karena tidak meninggalkan limbah yang sulit diurai oleh alam.

Selain itu, sifat ramah lingkungan dari bahan katun bambu juga terdapat pada sumber bahan bakunya, yaitu bambu. Tanaman bambu sangat cepat tumbuh dan hanya membutuhkan air hujan untuk tumbuh. Selain itu, bambu juga tidak perlu pestisida atau herbisida untuk menjaganya dari gangguan hama, karena bambu memiliki zat alami yang dapat mengusir serangga dan membunuh bakteri. Bambu juga tidak perlu lahan yang luas karena sifat tumbuhnya yang berkerumun di satu lokasi saja, dengan akar kuat yang mampu menahan tanah dari erosi. Secara natural, pohon bambu tidak perlu perlakuan khusus dalam pelestariannya.

 

2.    Sangat Lembut dan Nyaman

(sumber foto)

 

Sama halnya dengan bahan kain dari serat kapas, katun bambu juga memiliki tekstur yang lembut, lentur, dapat menyerap air dengan baik, dan ringan. Bahkan beberapa sumber menyebutkan bahwa katun bambu memiliki kelembutan yang mirip dengan cashmere wool, jenis bahan kain wol yang dibuat dari bulu domba.

Jika dibandingkan dengan katun combed, katun bambu lebih nyaman dipakai. Hal ini disebabkan gramasinya tidak terlalu besar sehingga lebih ringan (tentang gramasi kain bisa dibaca di sini).

Bahan katun bambu juga memiliki daya serap air yang baik. Sehingga kaos dengan bahan katun bambu dapat menyerap keringat dengan sangat baik, yang membuat pemakainya merasa adem dan nyaman, terlebih dalam kondisi cuaca panas.

 

  1. Anti Bakteri dan Serangga

(sumber foto)

Bambu di alam bebas dapat menjaga keadaan tanpa serangga, tidak busuk, karena bambu mengandung zat alami yang disebut dengan “Penny Quinone” yang tidak disenangi oleh bakteri dan serangga. Zat ini juga ditemukan dalam serat bambu yang digunakan untuk bahan kain katun bambu. Dengan menggunakan teknologi tingkat tinggi, serat bambu diolah dan diproses menjadi katun bambu dengan tetap menjaga kemampuan bambu untuk melawan bakteri dan serangga. Sehingga walaupun kaos dari bahan katun bambu dicuci dan dijemur matahari berulang kali, tetap tidak akan kehilangan kemampuan melawan bakterinya.

Dengan kemampuannya yang anti bakteri dan serangga, kaos berbahan katun bambu akan lebih awet karena kainnya akan tidak cepat rusak karena serangga sejenis kutu yang biasa merusak pakaian yang disimpan dalam lemari. Selain itu, bahan katun bambu juga dapat mengurangi bau tidak sedap untuk Anda yang berkeringat karena olahraga atau aktivitas lainnya, karena matinya bakteri-bakteri penyebab bau yang bersarang di kaos, atau di bagian tubuh Anda.

 

  1. Tidak Menimbulkan Alergi

(sumber foto)

Sebagian orang memiliki alergi terhadap bahan kain tertentu karena berbagai faktor. Salah satu faktor penyebab alergi ialah adanya bakteri atau kutu yang berkembang di bahan kain tersebut. Bahan katun bambu yang anti bakteri dan serangga akan membuat sangat kecil kemungkinan dapat menimbulkan alergi akibat adanya bakteri atau kutu yang bersarang

 

  1. Menyerap dan Menghilangkan Kelembaban

(sumber foto)

Dilihat di bawah mikroskop elektron dengan pembesaran 2000 kali, pada permukaan serat bambu yang diproses menjadi bahan katun bambu terdapat banyak cekungan dan cembungan yang membentuk lubang-lubang besar berbentuk oval. Hal menunjukkan daya kapilaritas yang tinggi, bisa dengan cepat menyerap dan menguapkan air.

Dari semua serat alami, seperti serat kapas, serat kayu, dan lainnya, daya serap dan daya pengeluaran air serat bambu adalah yang paling tinggi. Sirkulasi udara bahan serat bambu lebih tinggi 3,5 kali lipat dari serat kapas. Maka tak mengherankan apabila serat bambu disebut juga “serat yang bisa bernapas”. Dengan demikian kaos dengan bahan katun bambu akan terasa sangat sejuk bila dipakai dalam kondisi cuaca panas.

  1. Cepat Kering

(sumber foto)

Serat bambu mempunyai daya serap yang tinggi serta mempunyai kemampuan untuk menghilangkan tingkat kelembaban udara. Dengan kemampuan kapilaritas yang sangat baik, serat bambu dapat menyerap air dengan cepat dan melepasnya kembali ke udara. Sehingga jika dibandingkan dengan bahan kaos lainnya, proses pengeringan bahan katun bambu jauh lebih cepat.

 

  1. Super Anti Ultraviolet

(sumber foto)

Penelitian menunjukan bahawa daya tembus sinar ultraviolet di serat kapas adalah 25%, dan daya tembus sinar ultraviolet di serat bambu 0.6%. Hal ini berarti serat bambu memiliki kemampuan menahan sinar ultraviolet 417 kali lipat lebih tinggi dari serat kapas. Dengan daya anti ultraviolet mencapai 98%, serat bambu adalah tirai pelindung alamiah tubuh, menjaga kulit tubuh kita agar tidak terluka karena sinar ultraviolet

 

  1. Menghilangkan Bau

(sumber foto)

Struktur pori-pori kecil khusus di bagian dalam serat bambu membuat bahan katun bambu memiliki daya serap yang tinggi, yang dapat menyerap formaldehyde, benzene, toluene, ammonia, dan zat lainnya yang bisa menimbulkan bau tidak sedap. Serat bambu juga memiliki kandungan clorofil copper sodium, yang dapat menghilangkan bau yang tidak sedap. Selain itu, karena bahan katun bambu cepat kering akan membuat kaos dengan bahan katun bambu tidak lembab dalam waktu lama dan membuat kaos bau apek.

 

  1. Bermanfaat Untuk Kesehatan

(sumber foto)

Serat bambu mengandung ion negatif (anion) dengan kepadatan anion mencapai 6000 bh/cm3, dan memiliki tingkat emisi sinar infrared panjang (Far Infrared Rays / FIR) mencapai 0.87 yang jauh mengungguli bahan serat lainnya. FIR dan ion negatif memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

.

(sumber foto)

 

 

Selain banyak kelebihan yang dimiliknya, bahan katun bambu tentu saja memiliki kekurangan. Kekurangan-kekurangan yang dimiliki bahan katun bambu, terutama jika dibandingkan dengan bahan katun combed diantaranya adalah :

  • Bahan bakunya lebih mahal dari katun combed
  • Cenderung lebih tipis dibanding katun kombed untuk gramasi yang sama
  • Saat ini pilihan warnanya lebih sedikit dibanding katun combed

 

 

 

https://www.facebook.com/bambuindonesia/posts/804875026228455:0

http://ayudee.bl.ee/about/serat-bambu.html